Kamis, 04 Oktober 2012

M O C H I


Mochi...sudah hampir dua bulan kita tidak berjumpa, kamu di sana dan aku di sini!
Mochi...sudah hampir dua minggu kamu hilang entah kemana, meninggalkan rumah dan tak kunjung kembali.
Dimana dirimu sekarang? Hanya kamu dan TUHAN yang tahu...
Tepat hari Minggu malam tanggal 23 September 2012, Mochi kabur dari rumahku di Makassar.
Biasanya dia hanya akan bermain di rumah tetangga sebelah yang hanya berjarak sekitar 50 meter, waktu itu sepertinya dia tidak hanya ingin bermain bersama Lala (sang kekasih), tapi juga ingin kawin (maklumlah...sekarang ini katanya sih lagi musim kawinnya para anjing).
Keesokan harinya, tepatnya di pagi hari, Mochi tidak ditemukan di dalam rumah, dicarilah dia di rumah si Lala dan dia juga tidak ada disana. Maka mulailah pencarian Mochi di hari itu.
Senin pagi-pagi sekali, saya mendapat telepon dari Rosa dan mengatakan bahwa Mochi hilang, saya tidak begitu terkejut karena biasanya memang Mochi menghilang dan dia pasti kembali.
Namun, kali ini berbeda! Mochi tidak kembali-kembali ke rumah hingga detik ini.
Keluarga sudah mengerahkan segala tenaga dan cara untuk mencari Mochi, tapi tidak ketemu-ketemu!! -_-"
Menurut Mama, sepertinya Mochi diculik sama orang yang ngeliat dia ada di pinggir jalan, maklum...Mochi anjing yang lucu dan pasti orang tertarik jika melihatnya sendiri di pinggir jalan..
Aah...Mochi, kamu dimana sekarang??
Saya sering menangisimu... :'(
Kamu adalah sahabatku dan kamu selalau menemaniku di saat sedih dan senang..
Justru sekarang saya merasa sangat bersa;ah karena sudah meninggalkanmu di Makassar..
Kadang-kadang, saya juga biasa ngobrol dengan Mochi, apalagi di saat saya sedang sedih dan gak tau mau curhat sama siapa..
Klo cerita sama Mochi, apalagi klo ceritanya menyedihkan, pasti raut wajah dia juga ikut sedih, sepertinya dia juga merasakan kesedihanku.. :'(
Keluarga juga sangat merasa kehilangan Mochi..
Mochi, cepatlah pulang ke rumah!
TUHAN, pulangkanlah Mochi kami ke rumah... :'(
Selasa, 21 Agustus 2012

Baru Nulis Lagi.....


Halo again!
Back to my blog, write, write and write! :D
Today I've graduated from Hasanuddin University and I got Social's Bachelor Degree, this is amazing you know. I can't imagine that I got my Bachelor Degree for 4 years. Thank's to JESUS for making my life's awesome!

One year ago after I finished my study at Communication Department, I did't find a good job. I need a job right now, but it's not a job but "the real" job. Maybe you can't understand, I just want to become a Pulic Relations Officer someday. That's my dream and I have to reach it.

To make my dream come true, I have to leave my comfort zone. I have to leave Makassar and now I'm in Jakarta. HUGE city with a HUGE problem too. Hahahahahahaa... It's okey because I have my JESUS who always beside me.

Even I have to live far far away from my Mother, my boyfriend and my family, I must keep fighting 'till I find my dream job. :D

I've just followed three interviews in here and maybe I can get one of that.. Amen! *pray*
Wish me luck, guys! :)
Senin, 25 Juli 2011

ABSTRAK


JUNARTI CANSERIA TAPPARAN. Aktivitas Corporate Social Responsibility PT Telkomsel Area Pamasuka Dalam Upaya Meningkatkan Citra Perusahaan di Makassar. (Dibimbing oleh Andi Alimuddin Unde dan Alem Febri Sonni).

Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui aktivitas Corporate Social Responsibility PT Telkomsel Area Pamasuka dalam upaya meningkatkan citra perusahaan di kota Makassar; (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat aktivitas Corporate Social Responsibility PT Telkomsel Area Pamasuka dalam upaya meningkatkan citra perusahaan di Makassar.

Penelitian ini berlangsung selama kurang lebih tiga bulan dan berlokasi di kota Makassar. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui pengamatan langsung terhadap obyek penelitian dan melakukan wawancara dengan beberapa orang yang terlibat langsung dalam aktivitas Corporate Social Responsibility PT Telkomsel Area Pamasuka di kota Makassar.

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui hasil wawancara dan observasi. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan pengumpulan literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Keseluruhan data yang berhasil dikumpulkan oleh peneliti kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) PT Telkomsel Area Pamasuka dalam upaya meningkatkan citra perusahaan di Makassar sudah sesuai dengan proses manajemen public relations, yakni Defining the Problem (Pengumpulan Fakta), Planning and Programing (Perencanaan), Taking Action and Communicating (Tindakan dan Mengkomunikasikan) dan Evaluating the Program (Mengevaluasi Program). Berikut program CSR Telkomsel sebagai berikut : Pendidikan Non Formal, Bersih itu Sehat dan Santun, Anti Drugs, Pendidikan Kreatif, Keterampilan/Kewirausahaan, Pendidikan Formal, Student Visit/Goes To Campus, Cooperative Academic Education Program, Tryout UAN dan Sekolah Berbasis IT. Tentunya terdapat faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi aktivitas CSR. Faktor pendukung dari aktivitas CSR Telkomsel adalah untuk khalayak itu sendiri. Faktor pendukung ini dimaksudkan dalam hal kerja sama dengan Telkomsel untuk melakukan aktivitas CSR. Oleh karena itu, jika tahun 2011 merupakan tahun pendidikan bagi Telkomsel, maka proposal kegiatan CSR mengenai pendidikan yang dimasukkan oleh khalayak ke Telkomsel akan menjadi prioritas utama dan bahkan bisa diterima untuk diajak bekerja sama. Hal ini menjadi faktor penghambat bagi publik jika publik tidak memberikan proposal yang berhubungan dengan pendidikan, maka proposal tidak diprioritaskan oleh Telkomsel.

Kamis, 21 April 2011

"Selamat hari Kartini untuk para Wanita Indonesia"


Yaaahh... Lama sudah tidak memosting tulisan di blogku ini. Kalau bukan karena teman saya di Dindong yang menyuruh saya untuk membaca postingannya di dinidong.blogspot.com
Hari ini merupakan hari yang spesial bagi semua Wanita di negara kita negara Indonesia, hari Kartini... Masih ingatkah Anda dengan Ibu kita Kartini yang memperjuangkan semuanya untuk para wanita di Indonesia? Ada juga lagu nasional yang sering kita nyanyikan sewaktu kita masih kecil, lagu yang diajarkan oleh guru kita di sekolah yang berjudul "Ibu Kita Kartini". Isi lagu tersebut : "Ibu kita Kartini, harum namanya...", orang-orang pada masa kini memplesetkan lagu tersebut dan mengungkapkan bahwa Ibu Kartini itu namanya harum... Betul-betul plesetan itu dapat membuat orang tertawa! Namun, saya tidak akan membahas tentang nama sebenarnya Ibu Kartini.
Saat ini kita tahu bahwa para wanita di negara kita sudah memiliki kebebasan dan hak untuk melakukan segala sesuatunya demi kepentingan bersama. Kemerdekaan ini biasa saya dengar dengan kata "Emansipasi Wanita"...
Kita dapat melihat, negara kita pernah memiliki seorang presiden wanita pertama, yaitu Ibu Megawaty Soekarno Putri yang merupakan putri dari presiden pertama kita Bapak Soekarno. Wanita yang satu ini patut menjadi idola kita sebagai generasi muda yang akan melanjutkan pembangunan negara kita kelak. Setelah itu bermunculan banyak pejuang wanita yang duduk di bangku menteri dan legislatif dan masih banyak lagi bangku pejabat yang ada di negara kita.
Sebenarnya saya sendiri malas membicarakan orang-orang yang saat ini duduk di bangku pemerintahan Indonesia, maka saya akan membahas mengenai wanita-wanita yang ada di sekelilingku..
Pertama, wanita yang sangat ku sayangi dan ku kagumi, yaitu Mama ku tercinta... Beliau yang telah melahirkanku, dengan susah payah merawatku dari kandungan hingga sekarang. Wanita yang kuat menghadapi badai hidup yang besar.. Kuat menghadapi anak-anaknya yang biasa menyakiti hatinya.. Kuat menghadapiku yang suka marah2 padanya.. Terima kasih TUHAN untuk Mama yang baik hati yang sudah ENGKAU berikan untukku.. Terima kasih Mama untuk smuanya... I love you so much! Saya akan mencoba untuk membahagiakanmu dan membuatmu bangga akan diriku... ^___^
Wanita berikutnya adalah kakak perempuanku yang memilih untuk jadi seorang Pendeta.. Kanda Rosa yang hebat telah membuat keputusan itu.. Walaupun kita sering bertengkar dan dirimu selalu memarahiku, saya tetap sayang sama kakakku ini.. Terima kasih untuk kesabaranmu dalam menghadapi adik seperti saya.. Terima kasih sudah menyayangiku selalu.. I love you sist... ^____^
Wanita berikutnya adalah sahabatku dari kecil, yaitu Liku.. Walaupun kita sudah jarang berjumpa dan bersua, tapi saya tetap menganggapmu sebagai sahabat sekaligus adikku.. Adik yang selalu memberi semangat dan kasih sayang dan tetap saja walaupun kita sering "baku bombe" tapi tetap saja best sister forever! ;p
Wanita berikutnya adalah para Calistowaty yang selalu mendampingiku selama saya berkuliah di Ilmu Komunikasi Unhas... Terima kasih banyak saudari2ku... Kalian yang terbaik! Best friend forever...
Itulah tadi beberapa wanita yang berarti di dalam hidupku....^___^
Terima kasih buat wanita-wanita yang ada di sampingku TUHAN!
Sabtu, 05 Februari 2011

Sebuah Pengorbanan


Berkorban rasanya hal yang paling sulit dilakukan, terkadang berkorban bukan hanya harta, tapi perasaan. Harta bisa dicari tapi perasaan mudah luka dan terkadang membekas sampai selamanya. Apakah saat ini anda merasa harus memilih salah satu diantara dua, sehingga salah satu harus ada yg dikorbankan, ataukah anda dihadapkan pada hal yg anda kasihi dan harus anda lepaskan, artinya berkorban. Dan kenapa seringkali hal yang harus kita korbankan itu adalah hal yang paling penting dalam hidup kita? Jawabannya adalah karena kalau kita berkorban hal yang tidak penting, bisa dikatakan itu bukan berkorban namanya, itu hal biasa saja.
Jadi, ketika kita harus berkorban, apakah kita harus melakukannya?

Saya pernah membaca cerita sebuah kisah nyata mengenai seorang wanita yang sedang hamil. Ia adalah salah seorang aktifis yg menentang adanya aborsi. Ternyata ia sendiri dihadapkan pada keadaan yg mengharuskan dirinya mengaborsi kandungannya, sebab bayinya didiagonsa memiliki ketahanan tubuh yang rapuh, jika anak itu dilahirkan, umurnya hanya 2 hari saja. Dan bukan hanya itu saja, ada resiko yang akan mengakibatkan kematian si ibu kalau dia melahirkan anak tsb. Dokter menyarankan ia untuk mengugurkan kandungannya. Ia merasa terjepit diantara keadaan bahwa ia adalah seorang penentang aborsi sementara nyawanya terancam kalau ia tidak mengaborsi anak tsb. Namun ia berdoa dan ia mengambil suatu keputusan bahwa ia akan melahirkan anaknya. Ia berkata bahwa anak itu layak untuk hidup walaupun hidupnya hanya sebentar. Suaminya pasrah dan menerima keputusan tsb. Akhirnya ketika bayi itu lahir, ibunya meninggal. Pengorbanan si ibu ternyata tidak sia-sia, anak itu ternyata bertahan hidup selama 2 minggu dan ketika anak bayi itu meninggal, ia mendonorkan ginjal dan jantungnya untuk 2 nyawa bayi lain yang terancam meninggal. Ibu itu mengorbankan dirinya, agar bayi tersebut bisa menghidupkan nyawa bayi-bayi lain. Ternyata dalam suatu pengorbanan yg harus kita pilih, Tuhan memiliki rencanaNya sendiri, hanya tinggal maukah kita menjalaninya, maukah kita mengorbankan harta kita, perasaan kita, bahkan nyawa kita sekalipun? Untuk sesuatu yang lebih besar.

Maka ketika kita dihadapkan kepada pengorbanan, berdoalah kepada Tuhan, apakah yang menjadi kehendakNya, seperti ketika Abraham harus mengorbankan anak tercintanya, Ishak. Ketika Abraham pasrah kepada Tuhan dan ia mengorbankan anaknya, Allah memberikan berkat berlimpah-limpah dan berkali-kali lipat kepadanya. Jika Allah melakukan hal yang sama kepada Abraham, maka Ia-pun pasti akan melakukan hal yang sama kepada kita anak-anakNya juga.

Dalam pengorbanan, ada rencana Tuhan yang amat besar. Maukah kita berkorban untuk sesuatu yang akan kita dapatkan lebih besar?

========

Dikutip dari Kumpulan Renungan Harian.
"Terima Kasih atas kunjungan Anda"
Diberdayakan oleh Blogger.